Dialog Interaktif: ILUNI FEUI

Pembicara Dialog Interaktif
ki-ka (Fuad Rahmany, MUliaman Hadad,
Rizal Edi Halim, Mirza Adityaswara)

 

Dialog Interaktif:
Tantangan Perbankan, Pasar Modal, Sebuah Refleksi


Jumat siang (5/1) berlangsung Dialog Interaktif ILUNI FE UI dengan para mahasiswa terkait kasus Bail Out Century yang selama ini tersiar di media massa tanah air. Pembicara yang hadir pada kesempatan tersebut antara lain adalah para alumni FEUI: Dr. Fuad Rahmany, Dr. Muliaman Hadad, dan Mirza Adityaswara. Dialog interaktif kali ini mengungkap apa yang sebenarnya terjadi tentang kasus century.

Awal dari permasalahan ini bermula ketika terjadi krisis ekonomi di Amerika Serikat yang akan berdampak pada krisis global. Indonesia disinyalir sebagai salah satu negara yang, jika tidak melakukan antisipasi secepatnya, ikut mengalami dampak krisis global tersebut. Oleh karena itu Bank Indonesia selaku Bank Negara berusaha untuk menutup kemungkinan krisis tersebut terjadi dengan membantu bank-bank yang bermasalah pada saat itu, sehingga kedepannya tidak terjadi kepanikan masyarakat. Salah satu diantaranya adalah Bank Century.

Dr. Fuad Rahmany mengatakan pemerintah berusaha menyelesaikan kebakaran kecil yang terjadi di perbankan Indonesia agar tidak menjadi kebakaran besar perekonomian Indonesia. Namun yang disayangkan adalah ketidaktahuan pemerintah pada saat itu terkait bahwa, pihak Bank Century mengalirkan dana bantuan tersebut guna menutupi kas Bank Century yang dibobol oleh pimiliknya sendiri yakni Robert Tantular.

Dr. Muliaman Hadad selaku deputi Bank Indonesia merasa telah melakukan keputusan yang benar atas Bank Century.Dengan keputusan yang di ambil pemerintah, Indonesia menjadi satu dari tiga Negara Asia yang berhasil mengalami pertumbuhan ekonomi di tengah penurunan ekonomi atas dampak krisis ekonomi Amerika.

Beliau juga menambahkan bahwa Kunci sukses dari sebuah bank adalah kepercayaan. Bila sebuah bank sudah tidak bisa dipercaya oleh bank-bank lain untuk meminjam uang maka Bank Indonesia harus mau membantu agar bank tersebut kembali mandapat kepercayaan dari masyarakat. Pada saat itu, tidak hanya Bank Century yang diselamatkan tapi ada beberapa bank yang mengalami hal serupa.

Mirza Adityaswara (President Director Mandiri Sekuritas) dari sudut pandang industri menjelaskan bagaimana kepanikan mulai terjadi saat krisis ekonomi Amerika bermula. Beliau tidak bisa melupakan saat harus masuk kantor di sela hari raya Idul FItri demi menuntaskan dampak krisis tersebut terhadap perusahaan yang dipimpinnya.

Walaupun belakangan banyak pengamat ekonomi di stasiun televisi mengatakan krisis ekonomi itu tidak pernah menyentuh Indonesia, namun Beliau meyakinkan bahwa krisis itu ada.